Agen IBCbet Terpercaya Agama Sepak Bola di Indonesia

Agen IBCbet Terpercaya Agama Sepak Bola di Indonesia – Anda pernah melewatkan sebuah ibadah karena sepak bola? Tenang saja anda tidak sendiri melakukan hal tersebut. Tapi, bagi anda yang menganggap agama adalah sepak bola itu sendiri maka, anda harus bersiap-siap menerima penolakkan dari masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia walaupun katakanlah jarang sholat pasti akan melaknat mereka yang kemudian tidak beragama ataupun agamanya di logika. Inilah kemudian yang sering menjadikan umat beragama di Indonesia sering terjadi bentrokkan. Padahal seseorang belum tentu lebih baik dari orang lain. Karena yang berhak menilai hanyalah Tuhan Yang Maha Tahu Segala Sesuatu. Tetapi, inilah mental manusia Indonesia kemudian yang beberapa puluh tahun lalu ditulis oleh Mochtar Lobis dengan judul “Ciri Manusia Indonesia.”

Saya tidak ingin kemudian melebarkan tulisan saya ke manusia Indonesia yang lebih umum. Karena memang tempat yang terbatas dan anda para pembaca bisa jadi juga akan bosan membaca sebuah tulisan yang terlalu panjang. Saya akan membahas dan mengerucutkan pembahasan serta penulisan saya ini tentang agama sepak bola khususnya di Indonesia. Karena bukan hal yang aneh kemudian kalau hal ini terjadi di luar nusantara.

Di berbagai belahan dunia, ada beberapa orang bahkan sebagian orang yang menyatakan bahwa sepak bola adalah agamanya dan menonton pertandingan sepak bola adalah ibadah ritualnya. Bahkan pemain pujaannya kemudian menjadi Tuhan yang disembah di kamarnya. Para penganut agama sepak bola ini memuja pemainnya lewat poster atau action figure atau yang lebih berniat lagi adalah sampai membuatkan patung untuk pemain pujaannya tersebut. Hal tersebut sudah biasa di dunia barat sana.

Tetapi, bagaimana kalau hal itu terjadi di Indonesia. Atau lebih dekat lagi adalah ada seorang yang anda kenal menyatakan agamanya adalah sepak bola? Anda pasti akan mengernyitkan dahi dan bertanya-tanya dalam hati, “Mungkinkah dia sudah gila?” Hal ini sebenarnya biasa saja, jangankan beragama sepak bola, yang tidak beragama saja kita akan menganggap mereka dengan sebelah mata atau melecehkan padahal ini adalah sebuah hak asasi manusia.

Negara kita yang menganut prinsip negara beragama memang hanya mengakui lima sampai enam agama yang diperbolehkan di Kartu Tanda Penduduk alias KTP kita. Selain itu, dengan sangat terpaksa jika ada orang yang sebenarnya tidak beragama maka harus memilih satu dari lima agama tersebut. Sebuah pemaksaan tentu saja.

Saya pernah menemukan kemudian orang-orang yang memuja sepak bola di negara kita ini. Bagi mereka sepak bola adalah solusi dari permasalahan kehidupan yang melanda. Mereka-mereka menganggap bahwa andai kata semua mendapatkan filosofi dari olah raga sepak bola maka tidak akan terjadi perang, tidak akan terjadi pembantaian satu dengan yang lainnya. Yang ada hanyalah kejujuran dan sportifitas. Bagaimana dengan anda? Setujukah? Setuju atau tidak yang jelas kita tetap harus menghargai keberadaan dan pendapat mereka sebagai manusia.