Agen Taruhan Online Lotus Tak Ingin Ulangi Kesalahan Yang Didapatkan Kimi Raikkonen perihal DNF

Lotus Tak Ingin Ulangi Kesalahan Yang Didapatkan Kimi Raikkonen perihal DNF Agen Taruhan Online – Eric Boullier mengakui bahwa Lotus tidak boleh mengulangi kesalahan yang didapatkan pada kendaraan Kimi Raikkonen yang memaksanya untuk mengakhiri balapan lebih awal pada GP Belgia lalu, sementara seorang analis Sky Sports menyatakan bahwa pria asal Finlandia sudah dipastikan terlempar dari perebutan gelar juara.

Meskipun Raikkonen belum sekalipun finish di urutan puncak setelah awal musim di Australia, Raikkonen kembali dari jeda musim panas sebagai pesaing terdekat Sebastian Vettel untuk gelar juara.

Bagaimanapun, setelah banyak pihak menjagokan Lotus untuk bisa memberikan kejutan di Spanyol, Raikkonen untuk pertama kalinya tidak bisa menyelesaikan balapan semenjak comeback nya ke F1 pada tahun lalu setelah mengalami kerusakan pada brake disk bagian kiri depan E21 yang ia tunggangi mengalami overheat, sebuah masalah yang terjadi karena gagalnya sistem pendingin pada kendaraan tersebut.

Hasil tersebut juga menjadi yang pertama kalinya bagi Raikkonen dalam 28 balapan terakhir untuk tidak menciptakan satu pun poin, dengan harus menyaksikan Vettel yang meraih kemenangan kelimanya pada musim ini dan podium yang di dapatkan oleh Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, menyisakan Raikkonen harus puas di posisi keempat pada klasemen sementara, tertinggal 63 poin.

Berbicara mengenai peluang Lotus di GP Italia, Boullier mengatakan bahwa saat ini timnya tengah bekerja keras untuk tidak mengulang kesalahan di Spa dan mengharapakan di sisa balapan tersisa Raikkonen tidak terlalu jauh di belakang Vettel.

“Kami perlu untuk mendukung Kimi kembali menuju podium dan konsistensi” ujar pimpinan tim Lotus tersebut.

“Kegagalannya untuk menyelesaikan balapan di Spa menjadi yang pertama kali semenjak ia bergabung bersama kami dan tentu kami tidak ingin melihat hal tersebut kembali terjadi di sisa musim. Dia telah berada di podium enam kali sejauh ini dan masih ada delapan seri balapan tersisa.

“Kami semua sudah menyadari bahwa jarak dengan Sebastian (Vette) semakin melebar, namun di belakangnya pertarungannya cukup ketat setelah kita bisa saksikan di beberapa balapan terakhir.”

Namun, meskipun Boullier menolak untuk mengatakan bahwa pembalap utamanya tersebut sudah tersingkir dari persaingan perebutan juara, dua mantan pembalap F1 yang merupakan analis untuk Sky Sports tidak melihat bahwa Raikkonen akan mampu mendekati Vettel.

Berbicara dalam acara The F1 Show, Johnny Herbert berujar: “Meskipun anda berhasil mengantisipasi kerusakan pada kendaraan yang ia tunggangi, kita masih belum bisa melihat kecepatan yang ia butuhkan untuk menandingi Sebastian Vettel. Hal ini sangat tidak terlihat.

“Kendaraannya mungkin selalu terlihat bagus pada sesi balapan namun ia terlihat selalu mengalami kesulitan dalam sesi kualifikasi. Ia selalu memulai laga terlalu jauh di belakang, seperti yang Fernando lakukan, tetapi ia tidak pernah berada di tempat yang tepat untuk bisa memenangkan balapan.”

Karun Chandok yang menjadi bintang tamu pada acara tersebut, ikut menyetujui komentar Herbert .

“Kecuali kalau anda bisa memenangkan seri balapan, terutama dengan keunggulan yang dimiliki Sebastian, anda tentu tidak akan bisa mengejarnya” ujar mantan pembalap HRT tersebut.