Gerardo Martino Yakin Didukung Manajemen Barcelona

Gerardo Martino Yakin Didukung Manajemen BarcelonaGerardo Martino Yakin Didukung Manajemen Barcelona – Pelatih Barcelona Gerardo Martino menegaskan kalau dirinya memperoleh dukungan penuh dari pihak manajemen tim Catalan. Meski demikian dirinya turut mengungkapkan kalau itu semua dilakukan demi menambah kapasitas gelar juara Barcelona, walau dirinya sejauh ini juga belum mendapatkan tanda-tanda kontrak baru.

Berkenaan dengan kemenangan telak 5-1 (agregat 9-2) atas Levante di pertemuan kedua babak perempat-final Copa del Rey, Barcelona berhak melaju ke babak semi-final dan salah satu pertanyaan besar adalah ketika dirinya mendapatkan pertanyaan mengenai kontrak yang akan diberikan oleh pihak manajemen tim.

“Presiden belum berbicara dengan saya mengenai adanya kontrak baru. Kenyataannya tidak benar. Saya sangat bahagia bisa memperoleh dukungan dari pihak manajemen tim dan pada tahapan ini, saya tidak perlu atau membutuhkan tekanan untuk memperolehnya. Kinerja saya sudah seperti mendapat dukungan dari mereka dan mereka juga puas dengan pekerjaan saya, namun kami belum membicarakan kontrak baru.”

Setelah melaju ke babak semi-final Copa del Rey, Martino juga memberikan pandangannya terhadap calon lawan yang akan dihadapi dan menyadari kalau Real Sociedad bukan lawan yang mudah untuk dihadapi oleh mereka, meski pertandingan melawan Racing Santander terancam untuk ditunda bila pemain dari pihak Galicia itu mengancam untuk memboikot pertandingan.

“Saya tidak tahu apakah mereka akan bermain atau tidak hari ini. saya berasumsi, Real Sociedad yang akan menjadi lawan kami di semi-final dan tentunya tidak akan pernah mudah.”

Sementara pelatih Levante Joaquin Caparros menganggap kalau tim terberat di Copa del Rey musim ini adalah Real Madrid, meskipun mereka baru saja dihajar oleh Barcelona. Martino juga menganggap kini otomatis perebutan gelar juara hanya tinggal menyisakan tiga tim terkuat, meski Real dan Atletico Madrid harus saling berhadapan di semi-final lainnya.

“Kami tidak ingin mencari-cari perbandingan. Permasalahan kami adalah Real atau Atletico Madrid, karena kami akan menghadapi pertandingan yang sengit selama sembilan puluh menit melawan salah satu diantara mereka berdua. Ketiga tim juga bertarung dalam memperebutkan gelar La Liga dan terus bertahan hingga sampai saat ini. Setiap tim akan menunjukkan kelas permainannya, dan keseluruhannya ada di La Liga dan bertahan sampai menit-menit akhir di musim ini.”

Sebagaimana penampilan pada pertandingan tersebut, yang sangat sulit, Martino mengaku sangat puas bahwa timnya secara keseluruhan mampu menunjukkan permainan terbaik.

“Saya selalu beranggapan bahwa pada pertandingan ini seperti bermain lebih dari 180 menit. Jika anda melangkah lebih jauh dalam 90 menit pertama, maka anda bisa bergerak leluasa. Saya hanya menguatirkan kondisi 50 menit pertama, karena intensitas permainan kami kurang meningkat, namun masih ada sisa menit-menit berikutnya, sehingga kami berkesempatan untuk menambah pundi gol. Saya sangat puas dan senang dengan pencapaian tim secara menyeluruh.”

Martino juga puas melihat aksi dari Andres Iniesta yang sudah kembali lagi beraksi, setelah absen tiga pekan karena gangguan minor.

“Kami sudah berbicara dengan Andres mengenai potensinya untuk tidak bermain penuh. Karena kami hanya ingin menurunkan beberapa menit. Karena kami berpikir sudah cukup memberinya waktu selama empat puluh lima menit dan kini kondisinya sudah pulih sepenuhnya.”

Kendati pada pertandingan tersebut kondisi yang hadir di Nou Camp tidak terlalu banyak, namun Martino berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pendukung klubnya, kendati kondisi cuaca sangat tidak mendukung dan apalagi beberapa area di stadion juga tidak mendapatkan perlindungan, sehingga mereka harus bertahan dalam kondisi kebasahan.

“Saya tidak tahu berapa yang menyaksikan kami bermain. Mungkin sekitar 25,000 atau 35,000 orang, namun kami berterima kasih kepada mereka. Bila melihat kondisi cuaca buruk, mereka benar-benar meluangkan waktu hanya untuk menyaksikan kami bermain.”