Menilai Alberto Gilardino sebagai pengganti Mario Balotelli

Menilai Alberto Gilardino sebagai pengganti Mario Balotelli

Kabar Olah Raga Terkini - Adalah satu poin berbicara pregame menjelang semifinal Piala Konfederasi antara Italia dan Spanyol adalah tidak adanya Mario Balotelli.

Kebanyakan mengatakan Azzurri masih ada kesempatan meski sama sekali tanpa pemain paling eksplosif mereka. Balotelli mencetak gol kemenangan dalam kemenangan 2-1 saat Italia melawan Meksiko dengan tampilan yang mengesankan. Dia berbahaya saat pertandingan melawan Jepang dan mencetak gol penalti yang menempatkan Azzurri menang 3-2. Assist akrobatik melawan Brasil memberi Emanuele Giaccherini kesempatan untuk sejenak menyamakan pertandingan 1-1.

Untuk 90 menit pertama Italia secara mengesankan mengendalikan laju permainan. Bahkan ketika bermain dengan pusat serangan di Fernando Torres, Spanyol mencoba untuk memaksa jalan melalui tengah lapangan untuk mencetak gol, namun formasi 3-4-3 Cesare Prandelli bekerja dengan sangat baik.

Mereka memaksa Spanyol memasuki perpanjangan waktu, dan meskipun Spanyol mendikte mayoritas babak perpanjangan waktu, kedua tim menemukan diri mereka di tempat yang sama seperti diri mereka lima tahun yang lalu-tanpa gol setelah 120 menit bermain dan menuju adu pinalti. Meskipun mereka kalah drama adu penalti, Italia dapat menegakkan kepala mereka tinggi setelah kinerja yang luar biasa.

Yang lebih luar biasa adalah bahwa Italia melakukan ini tanpa kontribusi yang signifikan dari siapa yang menggantikan Balotelli di lineup.

Sebelum digantikan oleh Sebastian Giovinco di perpanjangan waktu, Alberto Gilardino hanya melakukan 18 sentuhan di 90 menit – Kabar Olah Raga Terkini

Gilardino memang membuat dua peluang, tapi berhasil hanya satu tembakan-off target dan tertangkap offside lima kali. Gilardino memang belum bisa melakukan seperti yang Baloteli lakukan. Namun, Anda harus berpikir bahwa Prandelli berhasil membangun skema serangannya tanpa si Super mario. Dan Gilardino hanya membuat beberapa perubahan di tim Italia.

Gilardino mungkin menjadi starter secara default melawan Uruguay, tapi jangan terkejut melihat Sebastian Giovinco atau bahkan Alessandro Diamanti lebih berperan atas permainan tim Italia.

Italia bermain di banyak pertandingan di panggung internasional musim ini. Itu juga bisa dibilang pertandingan Gilardino yang paling penting sejak semifinal Piala Dunia 2006 melawan Jerman.

Gilardino adalah bekas penyerang utama AC Milan pada tahun 2005 – 2008. Dari 94 kali penampilannya bersama AC Milan Gilardino berhasil mencetak 36 gol. Pada musim kompetisi kemarin Gilardino dipinjamkan ke klub Bologna oleh klub aslinya Genoa. Di Bologna Gilardino berhasil mencetak 13 gol dari 35 penampilannya bersama Genoa di semua kompetisi – Kabar Olah Raga Terkini