Menurut David Moyes Anak Asuhnya Masih Terpuruk

Menurut David Moyes Anak Asuhnya Masih Terpuruk

Menurut David Moyes Anak Asuhnya Masih Terpuruk – Pelatih Manchester United David Moyes menegaskan kalau pemain-pemainnya masih menderita atas kegagalan belakangan ini. Dua kali secara mengenaskan, Red Devils dibuat tidak berdaya saat tampil di Old Trafford oleh rivalnya di kompetisi Liga Premier.

 Berbekal dua kekalahan, Manchester United kembali menjamu lawannya di OldTrafford, namun kali ini mereka tampil di kejuaaan Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk, dalam sebuah krisis kepecayaan diri, usai hasil buruk sebelumnya.

Hal itu sekaligus tetap amembuat mereka tertahan di peringkat sembilan pada klasemen sementara, bahkan harus berjuang lebih berat lagi bila ingin tampil di kejuaraan Liga Champions pada musim depan, dan semakin sulit untuk mempertahankan mahkota juara.

Bahkan selengkapnya, Moyes mungkin belum lahir ketika Red Devils terakhir kali menelan tiga kekalahan beruntun di Old Trafford, pada musim gugur 1962, dan jika kali ini mereka takluk lagi, maka posisi puncak Grup A tidak akan diraih oleh mereka dan mungkin akan tersingkir secara mengenaskan dari kejuaraan paling prestisius di benua biru.

Beberapa kalangan menganggap penampilan anak-anak asuhan David Moyes terlihat enggan untuk bertarung dan tampil gigih, meski Moyes mengaku sepenuhnya tidak membantah, namun ahli strategi asal Skotlandia itu bertekad untuk membangkitkan semangat permainan timnya.

 “Pemain-pemain kami sedang meratap, karena mereka sudah terbiasa memetik kemenangan sebelumnya,” lanjut Moyes.

“Ketika mereka gagal memetik kemenangan maka hal ini membuat mereka sengsara. Mereka sangat peduli dengan penampilan tim ini dan juga klub.

“Mereka merupakan skuad terbaik saya dan mereka akan menjawab segala macam tantangan ini dengan kemampuan mereka.”

Sejauh ini, dampak yang ditimbulkan oleh sang pelatih belum terlihat benar, sehingga sempat menimbulkan konfrontasi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Moyes. Dan ia pun sama sekali tidak ingin bersembunyi dibalik alasan.

“Sayalah yang bertanggung jawab atas kegagalan tim sejauh ini,” lanjut Moyes.

“Ini sangat sulit, karena ekspektasi tidak sesuai dengan harapan untuk memenangkan seluruh pertandingan dan hasil sejauh ini di kompetisi Liga Premier sama sekali jauh dari yang diharapkan.

“Ada sedikit dari segala sesuatu yang seharusnya bisa kami perbaiki, yaitu dengan mulai mengakhiri hasil buruk ini.

“Secara umum, kami menginginkan hasil yang baik. Kami juga ingin melaluinya dengan jalan yang baik, sekaligus mencari sejumlah peluang dan kesempatan, saya ingin membela lebih jauh lagi ketika masa itu tiba.

“Saya menganggap tidak ada suatu permasalahan, karena kami terus mencoba untuk memperbaiki segala macam kesalahan.”

Sebagaimana Moyes mencoba untuk merujuk hasil dalam kurun waktu sebulan terakhir, saat mereka mengalahkan Arsenal dan dua pekan lalu menggebuk Bayer Leverkusen dengan lima gol tanpa balas, tentu menunjukkan bahwa sebenarnya tidak ada masalah dalam kubu Manchester United.

Tetapi salah satu hal utama dan menjadi perhatian dari pendukungnya adalah kekalahan yang tidak diterima dari Newcastle United dan Everton, yang terjadi justru dihadapan pendukungnya sendiri.