Pemain Tahiti Sempat Menjadi Tour Guide Torres

torres - kabarolahragaterkini.com

Kabar Olah Raga Terkini – Di Piala Konfederasi 2013, Tahiti boleh saja menjadi bulan-bulanan tim lawan yaitu Spanyol. Akan tetapi salah seorang pemainya mempunyai kesempatan untuk mewujudkan impiannya. Pemain sepakbola asal Tahiti yang bernama Efrain Araneda mungkin tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa dia bisa bertemu dengan bintang lapangan sekelas Fernando Torres hingga dua kali. Pada pertemuan keduanya dengan Torres, pemain asal Tahiti ini bahkan berhasil mendapatkan kostum Torres. Araneda merupakan pemain cadangan tim Tahiti. Dia mengaku bahwa sebelumnya sempat bertemu dengan Torres pada tahun 2007 yang lalu.

Pada saat itu, Arenada yang berprofesi sebagai tour guide mendapat kesempatan istimewa untuk memandu Torres yang akan menjalani bulan madu di Tahiti. Araneda menyambut Torres dan istrinya Olalla Dominguez di bandara Tahiti. Dari bandara, dia kemudian mengantar Torres dan istrinya berbulan madu menjelajahi tempat yang indah di Tahiti.

Setelah enam tahun berselang, Araneda masuk dalam skuad Timnas Tahiti dan berjumpa lagi dengan Torres. Namun sayangnya Araneda tidak mendapat kesempatan untuk bermain melawan Torres. Pada saat itu Tahiti mengalami kekalahan dari Spanyol dengan skor 10-0 dan Torres mencetak quat-trick.

Walaupun gagal bertemu di lapangan, hal itu tidak membuat Araneda patah semangat. Melalui sedikit kenekatan akhirnya Araneda bisa bertemu dengan Torres. Seusai pertandingan, Araneda yang berusia 35 tahun tersebut langsung mendatangi ruang ganti Spanyol untuk bertemu dengan Torres. Kabar Olah Raga Terkini

Impian Araneda untuk bertemu dengan Torres hampir saja gagal. Hal tersebut karena ofisial pertandingan melarangnya untuk masuk ke ruang ganti tim Spanyol. Namun keberuntungan masih berpihak pada Araneda. Pelatih Vicente Del Bosque melihat kejadian tersebut.

Del Bosque berbicara dengan ofisial permainan pertandingan dan meminta agar Araneda dibiaran masuk ke ruang ganti pakaian. Pada saat itu impian Araneda untuk foto bersama dan bertukar kostum dengan Torres pun terwujud. Araneda memberikan kostum Tahiti bernomor 24 dan sebagai gantinya maka Torres juga memberikan kostum timnas Spanyol miliknya. Mengetahui bahwa impiannya terwujud membuat Araneda senang bukan kepalang.

Araneda sempat bercerita bahwa pada waktu itu Torres akan pergi meninggalkan Atletico Madrid dan Arenada bertanya pada Torres apakah dia akan bergabung dengan Real Madrid atau Barcelona. Arenada berkata bahwa kalau Torres gila seandainya tidak bergabung dengan Real. Tidak hanya saling foto dan bertukar kaos, Araneda ternyata juga memberikan nomor handphonenya kepada Torres. Kalau sewaktu-waktu Torres ke Tahiti maka dia bisa menghubungi Araneda.

Tahiti adalah penghuni dasar klasemen Grup B dengan perolehan poin nol dari tiga buah pertandingan. Pada pertandingan pertama, Tahiti dihancurkan 1-6 oleh Nigeria lalu dikalahkan 0-10 oleh Spanyol. Pada pertandingan terkahir, Tahiti kalah dari Uruguay 0-8. Kabar Olah Raga Terkini