Pengunduran Diri dan Pencoretan Pemain di Piala Dunia

Pengunduran Diri dan Pencoretan Pemain di Piala DuniaPengunduran Diri dan Pencoretan Pemain di Piala Dunia – Pemain sepakbola yang ada di dunia pasti sangat menginginkan tampil di ajang terbesar yang bernama Piala Dunia. Akan tetapi, pada kenyataannya tidak semua pemain terpilih untuk mewakili negaranya di ajang Piala Dunia. Misalnya saja nama-nama pemain seperti Johan Cruyff, Ruud Gullit ataukah Roy Keane yang harus melupakan mimpi bermain di Piala Dunia karena beberapa hal. Berikut pengunduran diri yang paling mengejutkan dari pemain timnas :

Johan Cruyff

Sebagai andalan dari Negara Belanda, Cruyff menolak untuk tampil membela tim nasional Belanda pada Piala Dunia 1978. Ia mengklaim bahwa ini sebagai bentuk protesnya atas kediktatoran militer yang dilakukan tuan rumah Argentina. Belakangan telah diketahui bahwa Cruyff telah mundur sebab keluarganya memperoleh ancaman. Cruyff telah mengemas 33 gol dari 48 penampilan.

 

Pele

Kebanyakan orang mengatakan bahwa cara untuk menghentikan Pele yaitu melanggarnya. Itulah yang terjadi pada Piala Dunia 1966. Pele menjadi sasaran yang empuk dari para pemain lawan dan ia pun dihajar secara habis-habisan. Sebagai imbas dari hal tersebut, Pele tidak mau tampil pada Piala Dunia. Akan tetapi, pada Piala Dunia yang selanjutnya, Brazil berhasil membujuk Pele untuk mengikuti ajang Piala Dunia dan tim Brasil sukses meraih juara. Tercatat, Pele telah membekukan 77 gol dari 92 penampilannya untuk timnas.

Willie Johnston

Pendukung Skotlandia yakin bahwa mereka akan menjadi juara dalam pagelaran Piala Dunia 1978. Hal ini disebabkan, Skotlandia mempunyai pemain-pemain yang hebat seperti Archie Gemmil. Willie Johnston dan Kenny Daglish. Akan tetapi, mimpi itu pada akhirnya pudar sesudah Johnston dinyatakan positif melakukan doping setelah menjalani pertandingan perdana mereka melawan Panama.

Diego Maradona

Banyak pihak yang meyakini bahwa selebrasi yang dilakukan Diego Maradona ketika membobol gawang Yunani pada Piala Dunia 1994 itu mencurigakan. Esok harinya, Maradona diumumkan telah positif menggunakan doping dan harus dipulangkan. Pada akhirnya, langkah Argentina melempen dan timnas ini tersingkir pada babak 16 besar. Maradona tercatat telah mengemas 34 gol dalam 91 penampilan.

Ruud Gullit

Menjelang ajang Piala Dunia 1994, Ruud Gullit berseteru dengan pelatih Dick Advocaat. Ini mengenai taktik yang dinilai tidak pas. Ia akhirnya memutuskan untuk mundur hanya beberapa minggu sebelum putaran final. Dan Gullit pun tidak pernah kembali lagi membela Belanda pada ajang Piala Dunia.

Roy Keane

Beberapa pihak menyebutkan bahwa penampilan cemerlang dari Keane menjadi kunci lolosnya Irlandia ke Piala Dunia 2002. Akan tetapi perselisihannya dengan Mick McCarthy selaku pelatih membuat Keane pada akhirnya dipulangkan.

Wayne Bridge

Rumor perselingkuhan yang kabarnya dilakukan John Terry dengan mantan kekasihnya membuat bek kiri itu memutuskan untuk tidak kembali bermain untuk tim nasional Inggris yang bersiap untuk menyongsong World Cup 2010. Yang mendasarinya adalah Bridge tidak siap berada dalam satu tim bersama seseorang yang dinilai telah menusuk dia dari belakang.

Tags: