Radamel Falcao Alami Cedera Ringan

Radamel Falcao Alami Cedera Ringan

Radamel Falcao Alami Cedera Ringan  – pelatih Monaco Claudio Ranieri sedang dibuat pusing. Di tengah persaingan rapat dengan Lille dan pimpinan klasemen Paris Saint-Germain, penyerang andalannya Radamel Falcao mengalami cedera dan harus diistirahatkan saat rekan-rekannya menghadapi Rennes di akhir pekan ini.

Falcao, 27 tahun, terpaksa ditarik keluar saat pertandingan berjalan satu jam lebih, saat Monaco memetik kemenangan tipis 1-0 atas Nantes di pekan lalu dan dalam laga itu ia gagal menyarangkan sejumlah kesempatan matang.

Penyerang berkebangsaan Kolombia, didatangkan dari klub raksasa La Liga Atletico Madrid dengan nilai transfer mencapai 60 juta euro pada musim panas ini,  dan dari tujuh pertandingan terakhir ia baru menjaringkan dua gol.

Ranieri mengatakan bahwa Falcao mengalami gangguan otot dan, setelah hanya duduk dan menyaksikan rekan-rekannya berlatih di sesi latihan, kemungkinan besar Ranieri tidak akan menggunakan jasanya terlebih dulu pada akhir pekan ini melawan Rennes.

“Selama menjalani laga terakhir, ia mengalami sedikit permasalahan dan kami memutuskan untuk tidak menggunakannya dan demi mengamankan masa depannya yang tentu bisa terancam absen panjang,” tutur Ranieri.

“Saya berharap ia sudah dapat tampil kembali pada duel Selasa depan melawan Nice.”

Falcao sempat menjaringkan tujuh gol dari tujuh penampilan pertamanya di Prancis, namun penampilannya seakan menurun drastis sejak itu. Sementara sang pemain dikaitkan bakal hijrah dari klub tersebut pada Januari mendatang, pihak klubnya justru turun ke peringkat tiga dan selisih lima angka dari pimpinan klasemen PSG.

Saat menghadapi Nantes, Falcao digantikan oleh penyerang berusia 17 tahun, Anthony Martial, di menit ke-63 dan konon pergantian itu sempat membuat mantan penyerang Porto itu terlihat kecewa.

Namun Ranieri mencoba meredakan ketegangan dengan mengatakan kalau masalah Falcao kumat kembali setelah ia bertugas untuk membela tim nasional Kolombia beberapa waktu lalu yang menghadapi Belgia dan Belanda pada 14 dan 19 November.

“Ia merasakan nyeri pada bagian paha saat menjalani pertandingan pertama dengan tim nasional dan meski mengetahui kondisinya tidak bugar, ia masih ngotot meminta bermain di pertandingan kedua,” ujar Ranieri.

“Saya mengambil resiko dengan menurunkannya bermain saat melawan Nantes, namun apa daya ia hanya bertahan selama satu jam lebih.

“Dan 30 menit terakhir merupakan momen yang cukup berbahaya dan saya terpaksa menariknya keluar. Menghadapi Nantes, ia bermain sangat baik dengan rekan-rekannya, namun dalam dua peluang yang diperoleh, ia tidak dapat mengkonversikannya menjadi gol.”

Ranieri mengatakan bahwa cedera yang dialami oleh Falcao tidak lebih dari kram otot, di mana arsitek lapangan hijau asal Italia mengungkapkan lebih lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter tidak terlihat adanya gejala yang kurang baik.

“Hasil tes sangat baik – tidak terlihat adanya gangguan. Namun tentu saja hasil pemeriksaan ini merupakan salah satu hal dan perasaan sang pemain tentu berbeda.”